Monday, January 7, 2013

Target Market Bisnis


Miliki Target Market Bisnis Yang Jelas Untuk Mewujudkan Bisnis Yang Sukses

Bisnis
Anda dan bisnis anda berhubungan dengan “pelanggan” yang akan memandang pada anda dan bisnis anda. Sehingga, mengetahui siapa orang yang akan menjadi pelanggan dari bisnis anda adalah hal penting yang harus dikuasai. Bahasa yang sering disebut adalah “target market” bisnis.

Dengan memiliki pengetahuan target market untuk bisnis anda maka perjalanan menuju sukses bisnis tidak terlalu berbelit-belit dan tidak memakan waktu lama. Karena sasaran orang yang akan menjadi pelanggan anda sudah jelas diketahui.

Brian Tracy mengatakan (4 : 2009),

“Dalam memutuskan bagaimana anda akan menempatkan diri dalam pasar, mulailah dari pelanggan ideal anda. Siapakah mereka? Mengapa mereka membeli? Apa yang bernilai bagi mereka? Apakah manfaat spesifik yang mereka cari ketika membeli produk atau jasa anda? Apa yang harus diyakinkan pada pelanggan anda sebelum mereka membeli dari anda”

Oh ya, idealnya dari perkataan Tracy di atas mengenai kata “pelanggan” adalah “orang yang akan membeli produk bisnis.” Tetapi agar memberikan pemahaman yang jelas lebih baik saya katakan kata pelanggan diganti dengan kata “Calon Pelanggan alias Calon Pembeli.”

Dengan memahami tentang calon pelanggan anda mengenai cara pandang calon pelangan terhadap bisnis, maka penting juga memahami tentang cara pandang calon pelanggan anda terhadap pesaing bisnis anda.

Memang anda butuh target market bisnis yang jelas sehingga tidak salah langkah. Tetapi memiliki target market bisnis belum lengkap bila belum mengetahui pesaing yang akan mempengaruhi calon pelanggan/pelanggan.

Lanjut Tracy (2009) untuk pelengkapi perkataan di atas,

“Siapa pesaing anda? Mengapa pelanggan ideal anda membeli dari pesaing dan bukannya dari anda? Nilai apa yang diterima pelanggan dari penawaran pesaing anda yang yang tidak ada dalam penawaran anda? Fitur dan manfaat apa yang paling menarik dari penawaran pesaing anda yang tidak mereka peroleh dari penawaran anda? Apakah kekuatan mereka? Bagaimana pesaing anda dapat bertahan sampai sekarang? Apa yang mereka lakukan untuk mempertahankan orang-orang sehingga mereka tidak membeli produk dan jasa anda?”

Kata pesaing, lebih enak bila saya katakan sebagai pemain bisnis. Karena banyak pesaing-pesaing malah justru bisa menguntungkan bila sudah menjalin Jont Venture. Tapi sudah lah, lebih baik saya menggunakan kata pesaing.

Dengan mengetahui siapa calon pelanggan dan bagaimana calon pelanggan memandang bisnis anda juga disertai mengetahui bagaimana calon pelanggan terhadap pesaing anda maka akan memberikan dampak yang bagus terhadap bisnis anda.

Tentu dengan mengetahui calon pelanggan ideal anda alias target market bisnis anda, juga disertai dengan memperhatikan tentang penambahan dan perbaikan bila memang harus ada yang ditambahkan dan diperbaiki dalam bisnis khususnya masalah produk atau jasa.

Tracy mengatakan (2009),

“Setelah pelanggan ideal anda dan apa yang mereka inginkan jelas, serta segala sesuatu tentang pesaing dan alasan pelanggan anda membeli dari pesaing anda pun jelas, maka anda dapat menganalisis dan memperbaiki produk atau jasa anda lebih detail”



----------------------
Referensi: Brian Tracy, The Way to Wealth in Action, Terj, Elex Media Komputindo, Jakarta, 2009

Saturday, January 5, 2013

Investasi Membingungkan?


Kenapa Bagi Kebanyakan Orang Bahwa Investasi Itu Membingungkan?

investasi
Saya akan menceritakan kisah Robert T Kiyosaki. Robert berkata (2005 : 45),

“Pada suatu hari, saya tengah menunggu di kantor ayah kaya dan ia berbicara di telepon. Ia mengatakan hal seperti ini, ‘Jadi kamu long hari ini?’ dan ‘Jika prime merosot, spread-nya kamu apakan?’ dan ‘Oke. Oke, sekarang aku tahu kamu membeli option straddle ini untuk menutupi posisi itu’ dan ‘Kamu akan short saham itu? Mengapa tidak menggunakan put option saja daripada short?’”

Apa yang terjadi dengan Robert setelah mendengar percakapan ayah kaya mengenai investasi?

Kata robert, “…Aku sama sekali tidak mengerti apa yang Bapak bicarakan. Investasi rasanya sangat membingungkan.”

Kata ayah kaya (2005 : 45-46) dalam buku Guide To Investing bahwa percakapan tadi bukanlah investasi. Karena investasi sendiri mempunyai arti berbeda bagi setiap orang yang berbeda pula. Lain orang berarti lain arti investasi. Itulah alasannya kenapa investasi itu membingungkan.

Lebih mengejutkan lagi bahwa yang disebut investasi oleh kebanyakan orang itu sebenarnya bukan investasi (2005 : 46).

INVESTASI --- Lain Orang Lain Arti.

Walau pada dasarnya investasi adalah menanamkan modal. Sederhananya. Tetapi menanamkan modal yang seperti apa sehingga itu investasi yang mampu menciptakan aset?

Alih-alih membeli rumah untuk investasi, tanah untuk investasi, malah yang ada menjadi liabilitas. Karena tiap tahun malah mengeluarkan liabilitas tetapi arus dari aset kosong.

Alih-alih membeli emas dengan tujuan investasi. Pas harga emas naik maka emas pun dijual. Emas mulai turun, beli. Ini investasi ala penjual.

Berikut adalah sebagian butir-butir utama dari pelajaran investasi (2005 : 46-49).

1.    Perbedaan-perbedaan dalam nilai :

a)    Sebagian orang berinvestasi dalam keluarga-keluarga besar
b)    Bebagian orang berinvestasi dalam pendidikan yang baik, keamanan pekerjaan, dan berbagai tunjangan.
c)    Sebagian orang berinvestasi dalam aset-aset eksternal yaitu memiliki saham dalam perusahaan-perusahaan. Mereka meyakini bahwa keamanan pekerjaan semakin kecil jaminannya.

2.    Beberapa jenis investasi yang berlainan

a)    Investasi saham, investasi obligasi, investasi reksa dana, real estat, asuransi, komoditas, tabungan/deposito, koleksi benda-benda berharga, logam mulia, dll.
b)    Masing-masing dari kolempok jenis investasi masih bisa diecah-pecah. Sekedar contoh saya ingin memberikan tiga jenis investasi saja.

Investasi Saham:

-       Saham common
-       Saham preferred
-       Saham warrants
-       Saham small cap
-       Saham blue chip
-       Saham convertible
-       Saham technical
-       Saham industrial
-       dsb

Investasi Real Estat:

-       Single family
-       Kantor komersial
-       Retail komersial
-       Multy-family
-       Gudang
-       Industri
-       Tanah mentah
-       Tanah mentah pinggir jalan
-       Dsb

Investasi Reksa dana:

-       Index funds
-       Aggressive
-       Sector fund
-       Income fund
-       Closed end fund
-       Balanced fund
-       Dsb

c)    Ada banyak produk investasi yang berbeda-beda, dan masing-masing produk investasi dimaksudkan untuk melakukan hal yang berbeda pula. Itulah kenapa investasi begitu membingungkan.

3.    Tipe-tipe prosedur investasi yang berlainan:

a)    Beli, tahan, dan berdoa (long)
b)    Beli dan jual (trade)
c)    Jual kemudian beli (short)
d)    Jual dan beli option (trade)
e)    Dollar cost averaging (long)
f)     Brokering (trade no position)
g)    Saving (collection)

4.    Investor dikasifikasikan menurut prosedur dan produk mereka, misal:

a)    Saya seorang strock trader
b)    Saya berspekulasi dalam real estat
c)    Saya mengumpulkan koin langka
d)    Saya memperdagangkan opsi-opsi komoditas berjangka.
e)    Saya seorang day trader
f)     Saya percaya pada uang di bank.

Semua ini adalah contoh-contoh dari tipe-tipe investor, spesialisasi produk, dan prosedur investasi mereka yang berbeda.

Semua itu menambah kebingungan mengenai masalah investasi karena, menurut Robert Kiyosaki (2005 : 49) bahwa di bawah panji investasi sebenarnya ada orang-orang yang sebenarnya:

a)    Penjudi
b)    Spekulan
c)    Trader (penjual)
d)    Saver
e)    Tukang mimpi
f)     Pecundang

Menurut Robert (2005), banyak diantara tiap-tiap individu yang menyebut dirinya investor. Secara teknis memang investor. Tapi bukan investor sejati. Itu pula sebabnya masalah investasi makin membingungkan.



----------------------
Referensi: Robert T Kiyosaki, Guide To Investing, Terj, Gramedia, Jakarta, 2005

Thursday, January 3, 2013

Mentor Bisnis Jaringan

Kekuatan Mentor Bisnis Sebagai Pembimbing Bisnis Yang Melatih Untuk Membangun Bisnis Salah Satunya Mentor Di Bisnis Jaringan

By.Elbuyz

bisnis jaringan
Saya sudah katakan dalam artikel sebelumnya bahwa maksud bisnis jaringan atau bisnis pemasaran jaringan adalah bisnis MLM. Dalam segi bahasa maka MLM diartikan bisnis berbentuk jaringan-jaringan orang.

Jadi bila ada kata bisnis jaringan atau bisnis pemasaran jaringan maka artinya adalah bisnis MLM. Maksud bisns MLM bukan dalam segi sistemnya tetapi kosa kata saja.

Nah, ciri khas dari bisnis jaringan adalah memiliki mentor bisnis. Dalam hal mentor bukan sekedar mentor yang hanya menceramahi anda, memotivasi anda tetapi lebih dari itu adalah membimbing anda memiliki jiwa pebisnis kuadran B (big business).

Ingat, bisnis jaringan berada pada kuadran B menurut Kiyosaki sehingga sikap dan ucapan harus mencirikan sikap seorang B apalagi seorang mentor.

Sehingga kekuatan mentor karena memiliki kekuatan kuadran B dalam bisnis jaringan.

Robert pernah ditanya pada seseorang tentang kesanggupannya/kesediannya membimbing si penanya alias menjadi mentor si penanya. Lalu Robert Kiyosaki memberikan saran agar si penanya melihat bisnis jaringan karena memang memiliki pelatihan bisnis dari mentor. (2008 : 37)

Robert berkata (2008 : 37), “Saya semakin menghargai keuntungan yang saya dapat dengan memiliki ayah kaya sebagai mentor. Sebagai guru sekolah, ayah miskin saya tidak mempunyai pengetahuan atau pengalaman untuk mengajari saya apa yang ingin saya ketahui tentang kuadran B dan I. Tanpa ayah kaya, saya terus terang ragu-ragu apakah saya dapat melakukan perjalanan dari sisi kiri kuadran ke sisi kanan kuadran. Fungsi utama mentor dalam perusahaan pemasaran jaringan adalah untuk membimbing anda pindah dari sisi E dan S ke sisi B dan I. Dan mereka tidak menarik bayaran dari anda untuk segala waktu yang mereka investasikan dalam menuntun, melatih, dan membimbing anda. Bimbingan itu tidak ternilai harganya.”

Pertanyaan yang bisa untuk diajukkan pada mentor bisnis jaringan yang ada di hadapan anda bila memang anda atau teman anda ditawari untuk gabung.

-       Bagaimanakah sikap anda mengenai bisnis besar?
-       Apa saja yang anda ajarkan mengenai bisnis khususnya bisnis kuadran B?
-       Seberapa banyakkah buku-buku bisnis yang sudah dibaca?
-       Apa bukti bahwa anda mentor bisnis jaringan yang bisa diandalkan?

Bila jawaban mentor dari pertanyaan “Bagaimanakah sikap anda mengenai bisnis besar?” adalah seperti ini:

-       Membangun bisnis besar adalah berat, butuh modal besar, waktu banyak, riset pasar yang sulit. Lebih baik fokus bisnis jaringan.
-       Saya tidak tahu mengenai bisnis besar.
-       Saya tidak suka membangun bisnis besar karena bisnis jaringan ini sudah cukup bagi saya.
-       Buat member saya, lebih baik anda fokus membangun aset lewat bisnis jaringan.

Bila jawaban mentor dari pertanyaan “Apa saja yang anda ajarkan mengenai bisnis khususnya bisnis kuadran B?” adalah seperti ini:

-       Saya akan mengajarkan cara presentasi
-       Saya akan mengajarkan tujuh langkah sukses di bisnis ini
-       Saya akan mengajarkan motivasi-motivasi dan tentang kesuksesan.

Bila jawaban mentor dari pertanyaan “Seberapa banyakkah buku-buku bisnis yang sudah dibaca?” adalah seperti ini:

-       Saya tidak bisa menjawab.
-       Ya apa saja tentang bisnis
-       Dua kayaknya
-       Tidak pernah membaca

Bila jawaban mentor dari pertanyaan “Apa bukti bahwa anda mentor bisnis jaringan yang bisa diandalkan?” adalah seperti ini:

-       Saya sudah mencapai gelar “….”
-       Saya sudah mendapat uang 10 perbulan (atau berapalah)
-       Saya sudah banyak berusaha mengajak gabung. Ada yang menolak dan ada yang menerima

MAKA SIKAP ANDA HARUS : Menolak segera ajakan untuk gabung di bisnis jariangan yang ditawari kepada anda atau bila ingin mengikuti sekedar belajar bisnis dengan berusaha membaca buku-buku yang bisa dipercaya.



----------------------
Referensi: Robert T Kiyosaki, Business School, Terj, Gramedia, Jakarta, 2008
 

Copyright www.KayaDariBisnisDanInvestasi.Blogspot.com